Perjalanan ini sesuai surat perintah tugas tujuannya adalah untuk: "berkoordinasi berkaitan dengan pelaksanaan pengadaan tanah untuk kepentingan pembangunan Transmisi Listrik 275 kV Kiliranjao - Payakumbuh yang melewati wilayah Kabupaten Lima Puluh Kota yakni wilayah Kecamatan Luak dan Lareh Sago Halaban terutama masalah Izin Amdal yang juga belum kelar dan izin Pemakaian hutan lindung dari depertemen Kehutanan Republik Indonesia.
Awalnya yang direncanakan oleh Kabag. Admnistrasi Keagrariaan untuk melaksanakan perjalan dinas adalah Sekretaris Daerah Kab. lima puluh Kota, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Inspektorat Kab. Lima puluh Kota dan Beliau sendiri Kabag. Administrasi Keagrariaan. Mengingat pentingnya keberadaan bendaharawan dalam rangka penyediaan komsumsi di perjalanan maka dimasukan namanya dalam daftar perjalanan diatas. Penulis dalam hal ini merupakan atasan langsung dari bendaharawan tersebut, sehingga otomatis ada perasaan tidak enak dari bendaharawan apabila tidak melibatkan atasan langsungnya, akhirnya dikondisikan lah ada tambahan nama atas nama dia dan bendaharawan tersebut.
untuk sarana transportasi sebelum keberangkatan, direncanakan menggunakan angkutan darat yakni mobil dinas namun sebelum keberangkatan ada perubahan. Disepakati perjalanan yang akan dilakukan menggunakan pesawat udara. Namun demikian sangat disayangkan yang diusahakan dapat diperjuangkan tiketnya untuk 4 orang terkecuali aku kasubag. Pendataan, penggunaan dan Pemanfaatan Tanah. Ini sungguh mengecewakan karena dalam hal teknis memang ini merupakaan beban pekerjaan yang harus diselesaikan olehku, namun dalam hal perjalanan dinas aku sering terkesampingkan. yang cukup memiriskan hati yakni solusi yang disampaikan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra yang berkata " Ferry karajo sajo yo manolongan urang PLN...." lalu disusul oleh Kabag. Administrasi Keagrariaan " ntik Pak Indra (Orang PLN) akan memikirkan ferry juga.....", wah seakan-akan aku menjadi staf PLN saja.
gak tau kenapa setelah itu bendaharawan menelepon ku, dan dia mendengarkan
Sabtu, 07 Agustus 2010
Senin, 02 Agustus 2010
Kacaunya pembayaran di Sikabu-kabu Tanjung Haro
Hari itu aku bangun agak telat jam 07.00 WIB tapi gak pa palah aku gak juga kekantor ku di Sarilamak jadi rada malas-malasan bangunannya. setelah siap-siap aku langsung aku
Langganan:
Postingan (Atom)